Plagiarism Policy
Prinsip Umum
Isytifa menerapkan kebijakan nol toleransi terhadap segala bentuk plagiarisme demi menjaga orisinalitas, integritas ilmiah, dan kehormatan akademik dalam setiap naskah yang diterbitkan.
Setiap naskah yang dikirimkan harus merupakan karya asli penulis, tidak melanggar hak cipta pihak lain, dan bebas dari praktik penjiplakan baik sebagian maupun keseluruhan.
Definisi Plagiarisme
Plagiarisme mencakup, tetapi tidak terbatas pada:
-
Menyalin teks, ide, data, atau gambar dari karya orang lain tanpa sitasi dan pengakuan yang tepat.
-
Memparafrasekan bagian substansial karya orang lain tanpa menyebut sumber secara jelas.
-
Self‑plagiarism, yaitu menerbitkan kembali bagian signifikan dari karya sendiri yang sudah dipublikasikan tanpa rujukan dan penjelasan yang memadai.
Pemeriksaan Kesamaan (Similarity Check)
-
Seluruh naskah yang masuk akan diperiksa tingkat kesamaannya menggunakan perangkat pendeteksi plagiarisme (misalnya Turnitin atau sejenisnya) sebelum masuk ke proses review.
-
Batas maksimum tingkat kesamaan yang dapat diterima, misalnya, adalah 20–25% (di luar kutipan dan daftar pustaka), dan redaksi berhak menyesuaikan ambang batas sesuai kebijakan jurnal.
Tindakan terhadap Plagiarisme
Jika plagiarisme terdeteksi sebelum proses review:
-
Naskah dapat langsung ditolak atau dikembalikan kepada penulis untuk direvisi dengan peringatan tertulis, bergantung pada tingkat dan luasnya plagiarisme.
Jika plagiarisme terdeteksi pada tahap review atau setelah diterima:
-
Naskah dapat ditolak atau keputusan penerimaan dibatalkan, dan penulis diminta melakukan klarifikasi tertulis.
Jika plagiarisme terdeteksi setelah publikasi:
-
Jurnal berhak menerbitkan koreksi, pernyataan penarikan (retraction), atau pengumuman resmi lain, serta menandai artikel sebagai telah ditarik dari publikasi.
Untuk kasus plagiarisme berat atau berulang, jurnal dapat menjatuhkan sanksi berupa larangan pengajuan artikel ke Isytifa dalam jangka waktu tertentu.
Tanggung Jawab Penulis
-
Penulis wajib memastikan bahwa seluruh bagian naskah (teks, tabel, gambar, dan data) yang berasal dari sumber lain telah dikutip dan dirujuk secara benar.
-
Penulis dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan kesamaan secara mandiri sebelum pengajuan naskah dan memperbaiki bagian yang berisiko tinggi dianggap plagiarisme.